Dari dasar perairan berawa, teutama di musim panas, sering terlihat gelembung- gelembung naik ke permukaan air. Jika kita mengorek- korek dasarnya dengan tongkat, makin banyak muncul gelembung ke permukaan air.
Gelembung itu bukanlah berisi udara nadas binatang air, melainkan mengandung gas metan yang terjadi dalam lumpur pada proses peragian dan penghancuran sisa- sisa tumbuhan. Jika kita menyulut gelembung- gelembung itu dengan korek api,"meletuslah" gelembung- gelembung itu dengan bunga api berwarna biru.
Gas metan, persenyawaan hidrogen dengan arang, dapat menyala. Gas ini diperoleh di instalasi penjernihan dari lumpur kotoran dan dimanfaatkan untuk memperoleh energi. Namun disamping itu gas ini juga merupakan bagian pokok gas bumi yang dihasilkan dalam penghancuran zat- zat organik yang terbentuk pada zaman purbakala.